Sabtu, 05 Februari 2011

BENARKAH Indonesia di suap agar kalah?

31 Januari 2011 | 15:49:03

Bolapedia - Seseorang yang mengaku bernama Eli Cohen menduga ada praktik suap saat final Piala AFF 2010 Malaysia vs Indonesia (0-3) yang dilakukan pejabat PSSI dengan bandar judi Malaysia.

Surat kaleng yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ditembuskan kepada Menteri olahraga, Ketua KPK, Ketua DPR dan Ketua Koni membuat kuping pejabat PSSI panas. Seseorang yang mengaku bernama Eli Cohen tersebut meminta penyelidikan atas dugaannya.

Berikut isi email Eli Cohen

From: eli cohen

Date: Sun, 30 Jan 2011 14:36:16 +0700

To: ; ;

Subject: Mohon Penyelidikan Skandal Suap saat Piala AFF di Malaysia

Kepada Yth. Bapak Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Republik Indonesia

Di Jakarta

Dengan Hormat, Perkenalkan nama saya Eli Cohen, pegawai pajak dilingkungan kementrian Keuangan Republik Indonesia. Semoga Bapak Presiden dalam keadaan sehat selalu.

Minggu ini saya membaca majalah tempo, yang mengangkat tema khusus soal PSSI. Saya ingin menyampaikan informasi terkait dengan apa yang saya dengar dari salah satu wajib pajak yang saya periksa dan kebetulan adalah pengurus PSSI (maaf saya tidak bisa menyebutkan namanya) . Dari testimony yang disampaikan ternyata sangat mengejutkan yaitu adanya dugaan skandal suap yang terjadi dalam Final Piala AFF yang dilangsungkan di Malaysia.

Disampaikan bahwa kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan oleh Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI yaitu XX dan XXX (ia menulis inisial dua nama, Red).

Dari kekalahan tim Indonesia ini baik Bandar judi maupun 2 orang oknum PSSI ini meraup untung puluhan miliar rupiah.

Informasi dari kawan saya, saat dikamar ganti dua orang oknum PSSI ini masuk ke ruang ganti pemain (menurut aturan resmi seharusnya hal ini dilarang) untuk memberikan instruksi kepada oknum pemain. Insiden “laser” dinilai sebagai salah satu desain dan pemicunya untuk mematahkan semangat bertanding.

Keuntungan yang diperoleh oleh dua oknum ini dari Bandar judi ini digunakan untuk kepentingan kongres PSSI yang dilangsungkan pada tahun ini. Uang tersebut untuk menyuap peserta kongres agar memilih XX kembali sebagai Ketua Umum PSSI pada periode berikutnya.

Saya bukan penggemar sepak bola, namun sebagai seorang nasionalis dan cinta tanah air saya sangat marah atas informasi ini. Nasionalisme kita seakan sudah dijual kepada bandar judi untuk kepentingan pribadi oleh oknum PSSI yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karenanya saya meminta Bapak Presiden untuk melakukan penyelidikan atas skandal suap yang sangat memalukan ini.

Semoga Tuhan memberkati Negara ini.

Hormat Kami, Eli Cohen Pegawai Pajak

Tembusan 1. Menteri Olah Raga 2. Ketua KPK 3. Ketua DPR 4. Ketua KONI

Nama Eli Cohen sebenarnya adalah nama samaran yang dipakai orang yang mengirimkan email tersebut ke SBY. Lantas siapakah Eli Cohen?

Cohen adalah agen rahasia Mossad, Israel dimana perannya sangat sukses sebagai salah satu mata-mata pada Perang Dunia ke-2. Cohen lahir 26 Desember 1924 di Mesir dan dirinya aktif dalam setiap kegiatan Pro Israel di Mesir pada tahun 1950-an.

Karena itu dirinya direkrut oleh Mossad pada tahun 1960 dan diberi identitas palsu sebagai orang Syria untuk menyamar. Dirinya sukses menyusup instansi militer dengan menjadi penasehat Menteri Pertahanan Suriah. Bahkan dirinya sempat dipromosikan menjadi menteri.

Akibat perannya tersebut, dirinya berhasil memperoleh informasi penting dan menjadi penentu kemenangan dalam Perah Enam Hari antara Israel dan Arab. Aksinya pun terbongkar pada tahun 1965 dan dirinya dijatuhi hukuman mati.


sumber : bolapedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang di Anak Salido

Komputer

AJAIB dan Unik

Indonesian Football